Mungkin kita tidak sampai berpikir bahwa
di sekitar Kabah, bangunan yang sangat dimuliakan dan disakralkan,
ternyata dahulu pernah berdiri berhala-berhala yang disembah layaknya
Tuhan.
Bagaimana bisa dua haluan yang saling
berlawanan dikumpulkan? Bagaimana mungkin simbol kemusyrikan
disandingkan dengan simbol ketauhidan? Namun, sejarah kebodohan manusia telah mencatat fakta yang memilukan tersebut.
Kabah yang menjadi titik sentral dalam ibadah Haji dan Umroh
merupakan simbol ketauhidan. Bahkan semenjak dibangun. Namun pada saat
itu disandingkan dengan berhala yang menjadi simbol kemusyrikan dan
kekafiran.
Logika mereka dapat menjelaskan dengan
kenyataan bahwa selama sejarahnya, Kabah dianggap sebagai tempat yang
mulia dan penting di mata
mereka. Ketika manusia jahiliyah itu menganggap berhala sebagai sesuatu
yang mulia dan bahkan berhak mereka sembah, maka mereka pun kemudian
meletakkan berhala-berhala itu di sekitar Kabah.
Tak jauh berbeda dengan kebiasaan para
sastrawan Arab di zaman itu, yang menggantung syair pemenang kontes
sastra dan syair yang diadakan setiap tahun di Pasar Ukadz. Mereka
mendewa-dewakan syair itu seperti mendewakan berhala sehingga mereka pun
menaruhnya di sekitar Kabah.
Seorang Arab jahiliyah yang bernama Amar
bin Luhayyi membawa berhala yang diberi nama Hubal ke Kabah. Berhala
Hubal ini adalah berhala yang paling besar di kalangan kafir Quraisy Mekah.
Berhala ini diletakkan di dekat Kabah,
kemudian penduduk Mekah diperintahkan untuk menyembahnya. Hubal ini juga
yang didengung-dengungkan oleh Abu Sufyan saat Perang Uhud, untuk
membakar semangat pasukan kafir melawan pasukan Islam.
Kala itu penduduk Mekah memiliki ritual
wajib yakni, siapapun yang pulang dari bepergian jauh, maka dia wajib
mengitari Kabah dan menyembah berhala Hubal itu sebelum mereka pulang ke
rumahnya.
Ritual mengitari Kabah dan menyembah
berhala Hubal selepas pulang dari bepergian ini pada akhirnya diganti
dengan ajaran Islam berupa sholat sunah sebelum bepergian maupun setelah pulang. Termasuk bagi mereka yang melaksanakan ibadah Haji dan Umroh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar